luka

luka itu selalu mengingatkanku tentang jalan yang tidak pernah halus.
luka itu kadang tergores dalam, menyisakan cerita yang tak kunjung alpa.
mungkin selepas luka cukup berbasuh air hangat, meski sedikit perih...
namun nampaknya membersihkan pahit, ataupun perlahan memulihkan rasa

Labels:

Posted by kerlip at 11/24/2009 01:28:00 AM | 1 comments read on

alur

from the hot fire of being apart, comes the flame that burns the heart. -baran-

jika kamu mencari keteraturan, kepastian, kemapanan..maka carilah di tempat lain, sepertinya tidak ada di sini, di duniaku....

Labels:

Posted by kerlip at 11/11/2009 02:32:00 AM | 1 comments read on

pecundang

lekas,
bangun tidur berkepanjangan
menyatakan mimpimu
cuci muka biar terlihat segar
merapikan wajahmu
masih ada cara menjadi besar
-efek rumah kaca, menjadi Indonesia-

seorang motivator berbicara jika kita hidup fokus maka keberhasilan akan menghampiri karena saat itulah otak kita mencapai kemampuan maksimalnya. entahlah, tapi maaf saya hanya ingin menikmati semuanya. dan mungkin bagi saya, menjadi seorang yang kalah walaupun itu berasal dari sebuah kelalaian dan kemalasan bukanlah sebuah masalah.

Labels:

Posted by kerlip at 10/29/2009 05:55:00 PM | 1 comments read on

kembali


ketika sekarang menjadi kondisi yang tidak diinginkan...merindu masa lalu...atau kembali kepada kemurnian, kepada asal seperti salah satu semangat menggebu keberagamaan..hal yang suci memang menenangkan...tapi kembali ke masa lalu ataupun juga melupakan masa lalu adalah sama-sama absurd. mungkin ada kala nya kita melupakan 'kita' sebagai pusat. karena yang berputar tidak hanya mereka tapi juga bisa jadi kita yang berputar mengelilingi mereka. seperti kita sebetulnya mengetahui jika kondisi ideal dan sempurna hanyalah dalam benak, tapi kadang kita tergoda untuk mengandaikan masa lalu sebagai yang ideal. ataukah mungkin seperti hari raya kemarin, tentang meminta maaf, menyadari kesalahan adalah jalan kembali fitri... dan bukannya memaksakan yang lain sebagai suatu kesalahan. sepertinya dengan asumsi perubahan adalah keniscayaan..entahlah bagi saya hidup ini mungkin berputar tapi tidak pernah pada titik yang sama.


Labels:

Posted by kerlip at 9/28/2009 07:36:00 PM | 1 comments read on

pintu

I found God on the corner of First and Amistad, Where the west was all but won
All alone smoking his last cigarette, I said "Where you been?", he said "Ask anything"
Where were you when everything was falling apart?, All my days were spent by the telephone
It never rang and all I needed was a call, It never came to the corner of First and Amistad
Lost and insecure, you found me, you found me, Lyin' on the floor, surrounded, surrounded
Why'd you have to wait? Where were you? Where were you?
Just a little late, You found me, You found me

In the end everyone ends up alone... Who I am, who I'm not, who I wanna be
-You found me, The Fray-

Tuhan..dalam raguku, dalam gelapku, dalam kecewaku...
aku meminta sekadar setitik pelita, secelah gerbang, sejejak jalan..
Tuhan..dalam bahagiaku, dalam silauku..
aku meminta sekadar segaris batas, sekeping kesadaran..

Labels:

Posted by kerlip at 8/23/2009 05:09:00 PM | 1 comments read on

warna

Pam: your heart?..but you'll get hurt..
Ram: the only place that i'll get hurt is the world out there..
-The Wrestler-

warna warni kemarin memang sungguh indah, tapi sekarang yang saya inginkan hanya selembar kertas putih..

Labels:

Posted by kerlip at 7/31/2009 05:50:00 PM | 1 comments read on

sekarang

Reda: Why didn't you fly to Mecca? It's a lot simpler.
Papa: When the waters of the ocean rise to the heavens, they lose their bitterness to become pure again.
The ocean waters evaporate as they rise to the clouds. And as they evaporate,they become fresh. That's why it's better to go on your pilgrimage
on foot than on horseback,and better on horseback than by car,and better by car than by boat, and better by boat than by plane.
-Le Grande Voyage-


semoga kita semua diberi keihklasan atas waktu yang kadang melambat saat kita ingin masalah segera berlalu, dan melaju cepat ketika bahagia membuat kita ingin waktu berhenti.

Labels:

Posted by kerlip at 7/16/2009 08:27:00 PM | 1 comments read on

My Photo
Name: kerlip
Location: wageningen-bandung-jakarta

entahlah...nothing..everythink..

Tentang

diari
puisi
racau
esai