Tuesday, April 17, 2007

teori sang pemalas

Untuk menjadi orang pintar dibutuhkan kerja keras..rajin belajar
sedangkan untuk menjadi jenius hanya dibutuhkan sedikit kegilaan...
hmm..

4 comments:

firman firdaus said...

rajin belajar tidak akan menghasilkan kepintaran, tapi kebijaksanaan. sedangkan kejeniusan tidak lahir dari kegilaan, tapi nasib.

Syiddat said...

pintar, malas, jenius, bijaksana.. dan kata-kata yang lainnya terkadang (sering) terkait dg persepsi, redaksi dan deskripsi, hal yang subjektif. Hhmmm.. entahlah.. Piss sajalah euy!

Anonymous said...

ceuk paribasa mah:
ipis bates-na antara genuis jeung gelo,,

mun urang?

kumaha jelema we
da teu dipkiran ku abdi,,

Rachmawati said...

contoh teori pemalas: malas bikin tulisan panjang-panjang, mending to the point aja. Malas bertengkar2, mending damai ajah...ngapain susah-susah, kalo bisa pake yang simpel...and so on.
afterall, tidak selamanya malas itu negatif ;). Malas adalah salah satu fitrah manusia, yang dengan kefitrahannya itu, bisa jadi ajang baik, bisa jadi ajang buruk. Tinggal bagaimana sang pemilik rasa malas mengkader rasa malasnya... :). Wallahu'alam